图片
Aduh, hampir menitikkan air mata saat melihat "Supermarket Impian" ini 🤣 Kayaknya waktu itu, game simulasi bisnis pertama yang saya mainkan adalah "Convenience Store" di Famicom. Saat itu belum ada bahasa Mandarin, jadi saya mengandalkan menebak huruf bahasa Inggris. Saya menggunakan uang yang saya tabung dari membeli potongan pedas di kios sebelah untuk memperluas toko dari 20 meter persegi menjadi 200 meter persegi. Kemudian, ketika saya masih di sekolah menengah pertama, saya diam-diam menggunakan uang saku saya untuk bermain "Rumah Sakit Bertema" di game arcade. Itu sangat membuat ketagihan. Saya menghabiskan sepanjang hari memikirkan cara mencegah infeksi silang ketika pasien mengantri. Sekarang kalau dipikir-pikir, itu sungguh lucu dan penuh nostalgia.
Setelah bertahun-tahun, ponsel telah mencapai versi 5.0, dan grafik game telah berubah dari piksel menjadi versi Q yang lucu. Saya mengunduh dan mencoba "Dream Supermarket", dan hei, formula familiarnya kembali! Anda harus memikirkan pembelian, rak, checkout, dan bahkan sudut penempatan rak. Otentik sekali😎 Katanya anak muda jaman sekarang selalu menganggap game mobile yang mereka mainkan itu canggih. Faktanya, pemain lama generasi kita telah menjadi taipan bisnis di Pixel Block. Dahulu hanya berupa kantin seluas 7 meter persegi, namun sekarang menjadi jalan komersial.
Lucunya, game ini sebenarnya gratis dan pengembang Hefei Letang Animation cukup teliti. Saya ingat ketika kami bermain "Toko Serba Ada" dan harus membeli kaset bajakan seharga 8 yuan. Saat itu, 8 yuan cukup bagi saya untuk makan mie pedas selama seminggu! Saat ini, Anda dapat bermain game hanya dengan beberapa klik di ponsel Anda, dan Anda juga dapat mengambil tangkapan layar dan mengirimkannya ke Momen. Perlakuan seperti ini tidak terbayangkan dua puluh tahun yang lalu. Namun, saya harus mengeluh bahwa sistem pembelian game ini terlalu realistis. Ini seperti jaringan supermarket di lantai bawah. Pengisian ulang stok tergantung pada kecepatan tangan. Saya juga harus mencari tahu periode waktu mana yang memiliki pelanggan terbanyak. Jika tidak, akan ada terlalu banyak orang yang membeli barang, dan terlalu banyak barang yang tertinggal di rak. Persis sama dengan rasa sakit yang kami alami saat membuka kantin virtual.
Kembali ke topik, jika Anda ingin merasakan serunya menjadi pemilik supermarket, "Dream Supermarket" patut untuk dicoba. Gaya Q-print nyaman dilihat, dan sistem bangunannya cukup kaya. Anda dapat mengatur semuanya sendiri mulai dari rak hingga kasir. Saya telah bermain selama tiga hari dan berhasil meningkatkan supermarket kecil saya menjadi toko serba ada dua lantai. Langkah selanjutnya adalah membeli tanah di sebelah untuk membuka kedai teh susu dan membangun kerajaan bisnis saya💪 Saya masih ingat ketika saya memainkan "Sim City", saya juga membangunnya dari kota kecil menjadi kota super metropolitan selangkah demi selangkah. Ini terasa sangat benar.
Satu hal lagi, game ini sebenarnya mendukung sistem pertemanan. Saya menambahkan beberapa teman dari forum, dan kami semua bekerja sama untuk membeli barang dan membandingkan penjualan. Rasanya seperti bermain "Harvest Moon" online di game arcade, hidup dan bersahabat. Berhenti bicara, saya harus mengawasi kasir. Hari ini adalah puncak arus pelanggan akhir pekan, jadi jangan biarkan karyawan virtual saya bermalas-malasan😏