
Saya melihat game seluler "Saint Seiya: Rebirth" di rak. Kualitas gambarnya memang high-definition, dan juga resmi resmi, yang bikin saya emosi. Tapi sejujurnya, sebagai pemain lama era GBA, hal pertama yang terlintas di benak saya adalah hari-hari ketika saya memainkan "Saint Seiya" di konsol genggam. Saya masih ingat ketika saya masih kecil, saya bersembunyi di bawah selimut, menggunakan kaca pembesar untuk melihat layar, dan tangan saya kram saat saya masih memainkan Zodiak Emas. Emulator di ponsel sudah sangat bagus sekarang. Saya merekomendasikan beberapa kepada para veteran yang menyukai Saint Seiya.
Pertama-tama, saya sangat merekomendasikan My Boy! Emulator GBA ini dengan sempurna mengembalikan gaya piksel "Saint Seiya: The Golden Legend: The Final Chapter". Meski versi Jepang, tetap diputar seperti itu, bahkan suara pembacaan kaset pun disimulasikan. Instal langsung di ponsel Anda dan simpan langsung, sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir gagal mengalahkan Sagitarius Aiolos. Masa muda telah kembali!
Jika Anda menyukai game aksi yang lebih seru, simulator PPSSPP wajib diatur. Baik "Saint Seiya Omega: Ultimate Universe" dan "Saint Seiya: Legend of Sanctuary" di PSP mendukung rendering definisi tinggi, dan grafiknya jauh lebih baik daripada PSP asli. Saya menyesuaikan resolusinya menjadi 2 kali, dan efek khusus Pegasus Meteor Fist Seiya terlihat jelas, dan lebih berdampak daripada model 3D di game seluler. Selain itu, PPSSPP mendukung pemetaan pengontrol, dan Bluetooth dapat dihubungkan ke pengontrol Hall 8-Bit untuk langsung mengubahnya menjadi meriam genggam.
Sebenarnya yang paling saya rindukan adalah "Saint Seiya: Pluto" di NDS. Ini memiliki layar ganda untuk menampilkan dialog plot, menyentuh layar bawah untuk bergerak, dan sangat disesuaikan dengan emulator Drastic di ponsel. Kini saat saya bepergian, saya merasa layar yang lebih besar lebih nyaman, dan saya tidak perlu menatap layar kecil yang membuat mata saya sakit. Saya sering menggunakan simulator untuk merekam video dan mempostingnya di WeChat Moments, dan teman-teman lama saya semuanya berkomentar, "Ye Qing Hui".
Meskipun game seluler "Saint Seiya: Rebirth" juga sangat bagus, rasanya selalu kurang memiliki cita rasa orisinal. Mungkin karena tombol-tombol di konsol genggam saat itu terasa berderit, mungkin karena rasa gugup saat layar berkedip saat baterai kehabisan daya, atau mungkin karena rasa sakit karena kehilangan arsip dan mencobanya lagi. Simulator ini dapat membantu Anda mendapatkannya kembali. Omong-omong, jika ponsel Anda memiliki konfigurasi yang cukup, disarankan untuk mengaktifkan filter dan memilih mode "LCD". Gambarannya akan menjadi sedikit lebih berbintik, yang merupakan warna masa muda kita. 😎
Satu pertanyaan terakhir: Apakah ada yang masih ingat cara bersembunyi di balik dinding kristal Pak Mu di versi GBA? Saya sudah terjebak selama lebih dari sepuluh tahun, dan saya telah menggunakan simulator dengan jari emas... hahaha.