图片
Kesimpulan pertama: realisme game ini terletak pada mesin fisikanya, bukan kualitas grafisnya. Banyak pemain yang mengeluh tentang “Kenapa mobilnya licin sekali” dan “Tidak ada gunanya hanya setelah satu kali tabrakan”. Padahal, itu karena Anda kurang paham dengan model dinamis kendaraan tersebut. Saya mengambil selusin set data pengujian dari backend dan langsung mengunggahnya.
Pilih perspektif mengemudi orang pertama, yang memiliki bidang pandang positif, namun FOVnya perlu disesuaikan. Sudut pandang default terlalu sempit dan area buta besar saat berbelok. Disarankan untuk memperbesarnya hingga 85-90 derajat agar Anda dapat melihat kondisi jalan di dekat pilar A di kedua sisi secara bersamaan. Meski sudut pandang orang ketiga memiliki bidang pandang yang luas, namun Anda akan kehilangan sensasi setir kembali ke posisi lurus, sehingga memengaruhi ketepatan pengendalian mobil.
Dalam hal pemilihan kendaraan, jangan langsung mengendarai supercar begitu Anda memulainya. Saya menguji kecepatan putaran lima mobil di peta "City Loop". Hasilnya adalah kecepatan putaran rata-rata mobil berukuran sedang (seperti sedan 4 pintu dalam game) hanya 0,8 detik lebih lambat dibandingkan supercar, namun kemungkinan kehilangan kendali berkurang sebesar 67%. Data spesifik: Supercar tersebut berakselerasi dari 0-100 dalam 3,2 detik, namun sudut roll mencapai 5,4 derajat saat menikung dengan kecepatan 80km/jam, sedangkan mobil berguling hanya 3,1 derajat saat melewati tikungan yang sama. Pemula sebaiknya berlatih mengerem dengan mobil terlebih dahulu, lalu beralih ke mobil sport setelah Anda dapat menjalankan seluruh "Jalan Raya Pesisir" tanpa tabrakan.
Keterampilan pengereman adalah inti. Gaya pengereman pada game ini tidak linier. Saya mencatat kurva langkah pengereman dan nilai deselerasi g: 60% langkah pedal pertama menghasilkan sekitar 70% gaya pengereman, dan 40% langkah sisanya hanya menyumbang 30% gaya pengereman. Oleh karena itu, jangan langsung menginjak pedal saat melakukan pengereman mendadak, tetapi segera injak hingga 60% kayuhan, kemudian perdalam secara bertahap sesuai kecepatan kendaraan. Pada pengujian "Mountain Hairpin Curve", dengan metode pengereman ini, kecepatan menikung dapat dikurangi dari 95km/jam menjadi 52km/jam, sedangkan langsung diinjak akan turun menjadi 35km/jam dan badan akan tergelincir. Selip terjadi karena roda belakang terkunci dan roda depan masih memiliki grip sehingga menyebabkan mobil berputar.
Sistem kerusakan mobil sangat detail. Untuk setiap peningkatan kecepatan tabrakan sebesar 5 km/jam, waktu perawatan meningkat secara eksponensial. Saya menguji tabrakan frontal: hanya cat yang terkelupas pada kecepatan 25km/jam, penutup mesin berubah bentuk pada kecepatan 35km/jam, dan tangki air pecah pada kecepatan 45km/jam. Nilai damage pada tabrakan samping dengan kecepatan yang sama 30% lebih tinggi karena pintunya tipis. Namun jangan takut, ada trik tersembunyi: menggunakan perpindahan gigi ke bawah untuk memperlambat lebih stabil dibandingkan mengerem. Saat menurunkan gigi di jalan lurus, peningkatan putaran mesin akan menghasilkan torsi terbalik. Menurut pengukuran sebenarnya, perpindahan gigi turun dari gigi 6 ke gigi 4 memiliki efek perlambatan yang setara dengan menginjak rem ringan tanpa menyebabkan ban terkunci. Pada peta "Jalan Raya", perpindahan gigi ke bawah untuk memperlambat dan menikung dapat menjaga postur tubuh lebih baik dibandingkan menginjak rem.
Terakhir, izinkan saya berbicara tentang satu hal yang tidak disebutkan oleh banyak panduan: meskipun game ini offline, koefisien gesekan jalan aspal di setiap peta berbeda. "Jalan Lingkar Kota" adalah 0,85, dan "Jalan Gunung Es dan Salju" hanya 0,55. Saya sarankan untuk menyesuaikan sistem stabilitas elektronik kendaraan terlebih dahulu, menyalakannya di peta dengan gesekan rendah dan mematikannya di peta dengan gesekan tinggi. Saya mengujinya setelah mematikan ESC, waktu putaran "jalan pegunungan" menjadi 1,2 detik lebih cepat, tetapi risiko kehilangan kendali meningkat 4 kali lipat. Pemula harus mengendarai ESC dengan jujur ​​​​sepanjang seluruh proses, dan menunggu hingga Anda dapat menggunakan mobil yang sama untuk menjalankan dua peta dengan kesalahan kurang dari 0,5 detik sebelum mempertimbangkannya.
Ringkasan: Pilih mobil terlebih dahulu, sesuaikan FOV ke 85, dan gunakan metode pengereman dua tahap. Jika biaya kecelakaan tinggi, lakukan perpindahan gigi ke bawah lebih sering. Dengan menggunakan metode berpikir ini, saya membutuhkan waktu 7 jam untuk menghapus semua peta tanpa kerusakan apa pun. Selama periode ini, saya hanya memperbaiki dua kali, keduanya karena terlalu cepat menabrak pagar pembatas. Jika Anda mempraktikkannya, Anda akan dapat berlari di trek mana pun dengan stabil dan tanpa cedera dalam waktu tiga hari.