
Jujur saja, sebagai orang tua yang sudah bermain game mobile sejak era Symbian, saya semakin tidak sabar dengan game-game mobile mentereng yang ada di pasaran saat ini. Terutama "permainan malas" yang sering menampilkan pencarian jalur otomatis dan pertarungan satu klik. Memainkannya seperti menonton PPT, tanpa jiwa sama sekali. Namun permainan "Azur Lane" bukanlah sebuah kebanggaan atau buruk. Itu benar-benar membuat saya, seorang gamer veteran berusia 30 tahun, bersinar dan bahkan sedikit bersemangat.
Mari kita bahas sistem pertarungan game ini terlebih dahulu. Pertarungan strategis dua baris, ditambah dengan pertempuran laut real-time, mungkin terdengar menakutkan, tetapi begitu Anda memulainya, Anda akan menyadari bahwa ini sebenarnya sangat canggih. Itu bukan hal yang tidak punya otak. Kamu harus mempertimbangkan posisi formasi, waktu mengeluarkan skill kapal, bahkan cara menghindari serangan musuh. Sejujurnya, perasaan pengoperasian seperti ini mengingatkan saya pada hari-hari sibuk ketika saya memainkan "Deep Sea Fishing" di Nokia, tetapi sekarang grafik vertikal definisi tinggi ada di mana-mana, dan tidak perlu ponsel lipat😅. Setiap kali saya memainkan level yang sulit, saya harus menatap rentetan di layar untuk memprediksi gerakan saya, dan terus menggesekkan jari saya. Istri saya di sebelah saya mengira saya sedang bertengkar.
Mari kita bicara tentang lukisan vertikal game ini. Tak perlu dibanggakan, lebih dari 150 gadis kapal hasil karya pelukis Tiongkok dan Jepang ini memang berkualitas tinggi. Dari kapal perusak yang lucu hingga kapal induk yang dingin, setiap karakter memiliki kepribadian dan cerita tersendiri, dan desain kulitnya juga sangat bijaksana, bukan sekadar klise yang hanya menjual daging. Sebagai orang tua yang sudah tak terhitung jumlahnya menonton game dua dimensi, saya merasa pembuatan karakter Azur Lane benar-benar dilakukan dari sudut pandang pemainnya. Misalnya, beberapa alur dan interaksi plot akan membuat Anda tersenyum dan bahkan memikirkan dewi-dewi anime yang Anda ikuti ketika Anda masih muda🌊.
Tentu saja game ini belum sempurna. Sistem pengembangannya agak rumit, terutama di tahap selanjutnya ketika Anda harus melatih kapal, meningkatkan bintang, dan membeli peralatan. Kalian harus begadang hanya untuk bermain di waktu senggang. Dan semua orang tahu tentang kemungkinan terambilnya kartu. Pemain tua Afrika seperti saya kadang-kadang akan menangis dan mengeluarkan uang untuk menjamin keuntungan🤣. Namun meskipun demikian, dibandingkan dengan game seluler domestik yang tidak dapat dimainkan tanpa mengisi ulang uang, Azur Lane sangat teliti - dapat dimainkan dengan cukup nyaman bahkan dengan 0 yuan, setidaknya gameplay inti tidak memaksa Anda mengeluarkan uang.
Akhirnya saya cukup penasaran apakah teman-teman forum yang suka film dan TV akan menggunakan Amway ini. Plot Azur Lane sebenarnya cukup sinematik, terutama plot sejarah alur utama dan ikatan antar karakternya. Terkadang memainkannya mengingatkan saya pada suasana film perang seperti "Pearl Harbor" atau "Deep Sea". Selain itu, gaya lukisan vertikal juga sangat cocok untuk dijadikan wallpaper pada tangkapan layar, dan beberapa kreasi penggemar bahkan sebagus animasi profesional. Singkatnya, jika Anda bosan mengikuti drama dan menonton drama dan ingin menemukan permainan santai namun mendalam untuk mengubah pikiran, Azur Lane pasti patut untuk dicoba. Pemain veteran dapat meyakinkan Anda bahwa jebakan ini sepadan 👍