图片
Sejujurnya, saat berusia tiga puluh tahun, saya telah memainkan delapan puluh atau kurang game horor. Dari "Silent Hill" versi Java di era Saipan hingga berbagai escape room domestik yang jelek nantinya, saya sudah lama sedikit bosan dengan jenis permainan ini. Namun permainan "Rumah Tua di Desa Pegunungan" tetap membuat mata saya bersinar.
Bukan untuk menyombongkan diri, tapi game ini menarik perhatian saya sejak awal. Meski elemen-elemen tersebut bukan hal baru, seperti rumah tua di pegunungan, burung gagak bulan darah, dan semburan tangisan, namun dipadukan dengan efek suara yang dalam dan gambar yang progresif, suasana yang tercipta memang dahsyat. Aku sedang bermain dengan headphone, dan begitu aku sampai di depan gerbang besi, tiba-tiba seekor burung gagak berseru, yang benar-benar membuat bahuku bergetar. 😅
Permainan secara keseluruhan adalah kemajuan plot bergaya teka-teki yang khas. Anda menjelajahi sekitar rumah tua, mengumpulkan petunjuk, memecahkan teka-teki satu demi satu, dan secara bertahap mengumpulkan apa yang terjadi pada desa dan keluarga. Sejujurnya, desain puzzle di banyak game seluler saat ini terlalu sederhana atau terlalu anti-manusia. Mereka memberikan petunjuk langsung atau mempersulit pemain. Namun, tingkat kesulitan teka-teki di "Rumah Tua di Desa Pegunungan" terkontrol dengan baik, dan tidak akan membuat Anda terjebak terlalu lama atau membuat Anda merasa IQ Anda dihina. Proses pemecahan teka-teki juga erat kaitannya dengan alur cerita, dan tidak ada rasa pemisahan dalam memecahkan teka-teki demi penyelesaian teka-teki.
Dari segi plot, menceritakan kisah yang agak kuno namun lengkap. Saya telah melihat rutinitas ini di banyak permainan, seperti perselisihan keluarga, balas dendam terhadap jiwa yang dirugikan, dan pengungkapan kebenaran, tetapi "Rumah Tua di Desa" lebih baik karena ritmenya yang terkontrol dengan baik, dan tidak hanya menakutkan demi menjadi menakutkan. Ada bagian dalam drama itu tentang transisi kehidupan putri kecil pemilik rumah tua. Meski tidak terlalu baru, namun dipadukan dengan bayangan yang ada sebelumnya, saya benar-benar sedikit malu saat bermain di sana. Ada kebenaran di balik kengerian itu, dan game ini membuktikannya.
Soal grafis dan efek suara, mengingat game ini diproduksi di era Android 5.0, kualitas gambarnya sekarang sudah pasti kurang bagus, namun gaya seninya sangat menyatu - dingin dan menyedihkan, serta berbagai detail, seperti noda darah di dinding, keran yang menetes, dan lampu berkedip sesekali, semuanya dikerjakan dengan baik. Terutama jenis eksplorasi dari sudut pandang orang pertama. Meski pengoperasiannya tidak bisa dibandingkan dengan mahakarya horor di PC, namun di ponsel sudah bagus.
Izinkan saya berbicara tentang detail kecil: tidak ada "pembunuhan lompat muka" yang murah dalam game ini untuk menakut-nakuti Anda, tetapi ketakutan psikologis perlahan-lahan muncul melalui lingkungan, efek suara, dan narasi teks. Menurut saya, sebagai pemain berpengalaman, cara ini jauh lebih canggih dari sekadar menakut-nakuti orang.
Tentu saja juga memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, petunjuk teka-teki di tahap selanjutnya agak tersebar dan mungkin agak menjengkelkan untuk ditemukan; dan lagi pula game ini dibuat beberapa tahun yang lalu, jadi mungkin akan sedikit buram jika dijalankan di ponsel resolusi tinggi saat ini. Namun secara keseluruhan, ini adalah game yang layak untuk dicoba, apalagi gratis, tidak ada pembelian dalam aplikasi, dan tidak ada gangguan iklan - ini hanyalah angin segar di pasar game saat ini.
Melihat kembali era Symbian, kami memegang ponsel kecil dan berulang kali memainkan lusinan game K Java tersebut, dan kami bersenang-senang memainkannya. Saat ini, kinerja ponsel telah meningkat berkali-kali lipat, dan mahakarya bermunculan satu demi satu, namun sulit untuk menemukan kesan mendalam tersebut. "Rumah Tua di Desa Pegunungan" memungkinkan saya untuk mendapatkan kembali perasaan itu sebentar - cerita sederhana, beberapa teka-teki indah, dan suasana suram sudah cukup.
Jika Anda seperti saya dan menyukai game puzzle horor jadul yang berfokus pada plot dan suasana, Anda sebaiknya mencoba yang ini. Pokoknya gratis, tidak rugi sama sekali. 😌