图片
Mari kita bahas kesimpulannya dulu: Game ini adalah tipikal “game seluler bertema kiamat gratis”. Kerangka gameplaynya sudah matang tetapi kurang inovasi. Cocok untuk pemain yang menyukai tema zombie namun tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menghabiskan waktu. Saya memberikannya 7,2/10 poin.
Layar: 6,5 poin. Sejujurnya, kualitas gambar ini hanya bisa dianggap rata-rata di platform 5.0. Pemodelan pemandangan kota kecil agak kasar. Jenis zombienya banyak, tapi gerakannya kaku dan serasa main disko senior. Efek cahaya dan bayangannya rata-rata, dan mode malamnya agak terlalu gelap, sehingga membuat orang kesal. Namun, keuntungannya adalah tidak banyak frame yang hilang, dan dapat berjalan dengan lancar bahkan pada ponsel dengan memori kecil, dan ini merupakan hal yang baik.
Permainan: 7,5 poin. Intinya adalah "mencari sumber daya - melawan zombie - melarikan diri". Anda dapat memilih karakter di awal, namun perbedaannya tidak besar, yaitu sedikit perbedaan pada kesehatan dan kecepatan gerak. Petanya cukup besar, tetapi banyak bangunan yang berupa cangkang kosong. Mencari rasanya seperti membuka kotak buta. Kalau bagus bisa ambil M4, tapi kalau jelek pipa airnya cuma satu. AI zombie sangat bodoh. Ini pada dasarnya bergantung pada jumlah ancaman. Pada tahap selanjutnya, zombie yang kejam akan muncul, dan Anda perlu belajar memblokir medan atau melempar bom molotov, yang agak menegangkan. Sistem modifikasi senjata menjadi sorotan. Setiap senjata dapat dilengkapi dengan peredam dan magasin yang diperluas, dan sensasinya menjadi jauh lebih baik saat dimodifikasi. Namun keseluruhan repetitifitasnya sangat tinggi, dan Anda akan merasa bosan setelah memainkannya selama dua hari.
Emas Krypton: 9 poin. Game ini dapat dimainkan secara gratis dan benar-benar dapat dimainkan. Tidak ada sistem VIP yang memaksa Anda bermain, dan iklannya sangat sedikit. Cetak biru kulit dan senjata di toko tidak memengaruhi atribut, ini murni masalah preferensi pribadi. Satu-satunya hal yang ingin saya keluhkan adalah terlalu lambatnya mendapatkan koin emas. Jika Anda ingin membuka senjata bagus dengan cepat, Anda harus menonton iklan untuk mempercepatnya. Untungnya, iklan dapat dimatikan, yang merupakan jenis aliran jangka panjang.
Sosial: 6 poin. Konon postingan tersebut ada di bagian "Selfie Dating", namun sebenarnya tidak ada elemen sosial yang kuat di dalam game tersebut. Anda dapat membuat tim dan mengundang teman untuk bermain bersama, tetapi penundaannya agak tinggi dalam mode online, dan persyaratan kerja samanya tidak tinggi, jadi pada dasarnya semua orang bertarung sendiri-sendiri. Daftar peringkatnya berdiri sendiri, dan tidak ada PVP offline, sehingga mereka yang ingin mengandalkan game ini untuk bersosialisasi mungkin akan kecewa.
Pengalaman yang komprehensif: Keuntungan dari game ini adalah "memberi Anda sedikit segalanya" - ada eksplorasi, konstruksi, dan pengumpulan senjata, tetapi semuanya hanya melewati standar. Yang paling menarik bagi saya adalah perasaan mendalam "memulai dengan pisau dan mengambil semua peralatan". Apalagi saat kesehatan Anda terancam dan Anda sedang mengejar sekelompok zombie hingga ke sebuah pompa bensin, keseruan bertahan hidup di hari kiamat benar-benar bisa Anda rasakan. Kekurangannya juga jelas: panduan misinya lemah, dan saya sering tidak tahu harus ke mana; plotnya hampir tidak ada; BGMnya sangat repetitif sehingga membuat orang ingin membisukannya.
Jika Anda adalah pemain berat yang mengejar strategi mendalam, atau jika Anda adalah pemain berkualitas tinggi yang ingin merasakan 3A yang imersif, maka saya tidak menyarankan Anda untuk bermain. Namun jika Anda hanya ingin bersantai sejenak saat pulang kerja dan merasakan kegembiraan masa lalu dalam "melawan peralatan peledak zombie", maka "Escape from the Town" patut untuk dicoba. Lagipula ini gratis, jadi tidak ada salahnya untuk turun dan bermain. 😉
Cocok untuk orang banyak: Penggemar tema zombie, pemain kasual, dan orang miskin dengan konfigurasi ponsel rata-rata.
Berhati-hatilah dengan orang banyak: mereka yang kecanduan gambar, plot, dan mereka yang membenci pekerjaan yang berulang-ulang.