
Cukup emosional untuk mengatakan bahwa saya baru-baru ini mengambil istirahat dari jadwal sibuk saya dan bermain "Restaurant Development". Awalnya saya ingin menghabiskan waktu, tapi saat memainkannya, saya malah teringat game-game lama sebelumnya.
Saya tidak membual, saya sudah bermain sejak era Saipan. Pada saat itu, tidak ada banyak hal yang menarik seperti sekarang. Saya ingat smartphone pertama saya adalah Nokia N73. Untuk menginstal game, saya harus mencari dan mencari memori. Saya bisa memainkan "Restoran Cantik" selama satu semester dengan beberapa ratus KB. Bertahun-tahun kemudian, dan sekarang game dapat dengan mudah dimulai hanya dengan beberapa G. Grafiknya memang indah, tetapi selalu terasa ada sedikit jiwa yang hilang.
Saat pertama kali memulai "Pengembangan Restoran", sebenarnya saya tidak memiliki ekspektasi yang tinggi. Lagipula, ada terlalu banyak game yang berhubungan dengan pengembangan dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan hanya sekedar mengganti skin dan meningkatkan value sehingga membuat bosan bermain. Namun, game ini memberi saya sedikit kejutan.
Ini memiliki gameplay penggabungan yang sangat menarik, yaitu menggabungkan dua makanan lezat yang identik untuk meningkatkannya menjadi lebih canggih. Dari sepiring nasi goreng telur biasa hingga Buddha Melompati Tembok, dari pangsit kukus di warung pinggir jalan hingga jamuan makan Manchu-Han, menyaksikan hidangan Cina itu berkilauan di layar, sejujurnya, saya, yang memproklamirkan diri sebagai pecinta kuliner, saya sedikit rakus😋 dan ada rasa kepuasan tersendiri dalam proses sintesisnya, sama seperti saya tidak bisa berhenti bermain 2048 sebelumnya. Ini sangat menarik.
Namun yang tidak saya duga adalah game ini ternyata memiliki alur cerita yang tersembunyi! Seiring berjalannya permainan, Anda akan membuka berbagai karakter dan memicu berbagai cerita menegangkan. Saya di sini untuk memasak, mengapa saya tiba-tiba menjadi seorang detektif? Belum lagi, plotnya ditulis dengan sangat cermat, dan setiap detailnya mengisyaratkan sesuatu. Kegembiraan dalam berpikir dan gameplay mencocokkan makanan membuat pemain berpengalaman seperti saya pun sedikit ketagihan.
Kalau memikirkan nostalgia, banyak teman-teman yang mungkin masih ingat game klasik yang mereka mainkan di tahun-tahun itu, seperti "Farm Frenzy", dan berkali-kali menyesuaikan strateginya hanya untuk membuat sajian bintang tiga. Contoh lainnya adalah "Plants vs. Zombies", di mana kami mempelajari formasi hingga pukul dua atau tiga pagi. Kesamaan dari game-game tersebut adalah kemasannya tidak terlalu cantik, tetapi selalu memiliki keajaiban yang membuat ketagihan.
Sejujurnya, perasaan yang dibawa oleh "Pengembangan Restoran" kepada saya seperti mendapatkan kembali kegembiraan bermain game di masa lalu. Tidak ada tekanan, tidak ada misi yang berantakan, dan layar permainan bersih. Memasak dengan tenang, menonton alur cerita, dan mengobrol dengan karakter dalam game merupakan terapi yang cukup terapeutik.
Yang paling langka menurut saya adalah aneka masakan yang ada di game ini, seperti bebek peking, malatang, dan nasi goreng Yangzhou, semuanya terlihat bersahabat. Bukan karena grafis game ini luar biasa, tetapi citarasanya yang familiar akan membuat Anda tersenyum dan merasa bahwa pengembang ini harus memahami kami, para pemain Tiongkok❤️
Secara keseluruhan, jika Anda juga seorang pemain game seluler yang pernah mengalami masa lalu dan terkadang merindukan kegembiraan sederhana, Anda sebaiknya mencoba game kecil ini. Dalam kehidupan yang sibuk, menjadi pemilik restoran yang bahagia dan menikmati cerita makanan lezat sangatlah memuaskan. Bukan untuk menyombongkan diri, game ini terlihat seperti dulu.