
Saya masih ingat bersembunyi di tempat tidur, dengan layar kecil GBA berkedip-kedip, menggosok tombol silang dengan jari untuk mengarahkan tentara menjaga menara, dan bermain hingga tengah malam. Saat itu, saya merasa menara pertahanan semacam ini adalah langit-langitnya. Siapa sangka versi mobile game saat ini bisa membawa saya kembali ke masa itu lagi. Segera setelah saya mulai memainkan "Horse to Guard the Sky", masa muda saya kembali! 😭
Jika berbicara tentang perbedaan replika klasik dan modern, hal yang paling intuitif pastinya adalah gambar dan nuansanya. Para prajurit pixelated di GBA kini telah menjadi jenderal Tiga Kerajaan yang realistis. Begitu adegan seperti Red Cliff dan Hulao Pass keluar, saya merasa seperti dibawa kembali ke era yang penuh gairah itu. Pengoperasiannya juga jauh lebih ramah. Kamu bisa menggerakkan hero hanya dengan satu sapuan jari saja. Anda tidak perlu lagi menggosok-gosok tombol hingga ibu jari Anda pegal seperti dulu. Namun jangan dikira penyederhanaan berarti tidak ada kedalaman, justru game ini lebih menguras otak!
Selain tower pertahanan, ada juga perburuan harta karun dungeon. Pahlawan harus berperang untuk mengalahkan BOSS secara langsung. Waktu pelepasan skill harus akurat, jika tidak, dia bisa dibawa pergi oleh BOSS jika dia tidak hati-hati. Pikirkan tentang menara pertahanan di masa lalu. Anda tinggal menurunkan tentara dan menunggu untuk melihat hasilnya. Sekarang Anda masih harus melakukan pengelolaan mikro secara manual. Ada sensasi dalam kesibukan. Ini hanyalah ujian akhir bagi strategi dan operasi! 💪
Yang paling mengejutkan saya adalah mode konfrontasi adil 1V1 Tower Raiders. Mengirim pasukan secara manual untuk menahan satu sama lain mirip dengan cara saya bermain "Tiga Kerajaan" online dengan teman sekelas saya, tetapi tidak perlu mencari kabel data, dan ponsel dapat menandingi lawan di server dunia kapan saja. Terlebih lagi, game ini dapat dimainkan secara gratis, dan Anda dapat kembali lagi dengan zero kripton, yang sangat bersahabat dengan pemain berpengalaman seperti kami.
Sejujurnya, tidak mudah bagi "Horse to Guard" untuk memadukan jiwa menara pertahanan klasik dengan kegembiraan game seluler modern. Itu memuaskan pengontrol nostalgia dalam diri saya, dan membuat saya rela tetap berada di jalan untuk menonton pertandingan. Sobat lama, jika kalian juga kangen dengan Tower Defense jaman dulu, jangan sungkan untuk mencobanya bersama. Sampai jumpa di gerbang! 🔥