
Sejujurnya, saat memainkan game ini, saya merasa gugup dan ketagihan seperti saat pertama kali memainkan "Monkey Island". Saya ingat dulu, floppy disk digunakan untuk instalasi. Setiap disk berukuran 3,5 inci. Untuk menginstal sebuah game, Anda harus mengganti empat atau lima disk. Dulunya tidak senyaman sekarang. Anda dapat mengunduhnya hanya dengan menggesekkan jari Anda😄
Namun, game ini benar-benar mengingatkan saya pada perasaan bermain "Misteri Atlantis" saat itu, yaitu gaya memecahkan teka-teki yang semakin lama semakin baik. Tapi ini lebih baik dari game lama dari segi grafis dan plot. Benar-benar terasa seperti menonton film horor. Sang protagonis mewarisi sebuah rumah kayu di hutan pegunungan yang dalam dan mengalami mimpi buruk setiap hari, memimpikan monster mengejarnya. Setting ini mengingatkan saya pada hari-hari ketika saya diam-diam memainkan "Silent Hill" di tengah malam dan sangat ketakutan hingga tidak bisa tidur, haha!
Mekanisme dekripsi dalam game ini dirancang dengan cukup cerdik dan tidak akan sesederhana itu sehingga Anda akan bosan, namun jangan berharap akan membuat Anda mati seperti di "Pulau Misterius". Saat saya bermain "Pulau Misterius", saya membaca buku panduan selama sebulan penuh. Buku panduannya lebih tebal dari kamus. Kalau dipikir-pikir, saya sangat sabar saat itu! Kesulitan permainan ini dikendalikan dengan tepat. Jika Anda mengalami kebuntuan, gunakan otak Anda dan pikirkanlah dan Anda bisa mengatasinya.
Ngomong-ngomong, bentuk monster di dalam game entah kenapa mengingatkanku pada hantu di "The Seventh Visitor" dan zombie di "Resident Evil 1". Tapi tidak seseram barang antik kuno itu. Gaya lukisannya misterius dan aneh, bukan rutinitas yang murahan dan menakutkan. Bagaimana mengatakannya, seperti ketika Anda bangun tengah malam untuk pergi ke kamar mandi, Anda selalu merasa ada seseorang yang berdiri di puncak tangga, tetapi Anda tidak dapat melihat dengan jelas apa itu. Kamu merasa cemas, takut, namun mau tidak mau ingin menunduk. 👻
Plotnya juga sangat menarik. Saat menjelajahi rumah kayu itu, saya mengungkap rahasia kehidupan paman saya. Petunjuk cabangnya berlapis-lapis, yang membuat saya, seorang paman, tidak bisa menahan kegembiraan selama beberapa malam berturut-turut. Memikirkan tentang escape room yang kami mainkan saat itu, kami semua mengandalkan escape room untuk menang. Berbeda dengan sekarang, banyak penekanan pada plot dan suasana. Saya ingat saya juga memainkan game lama bernama "Madhouse". Plotnya juga penuh liku-liku, dan twist di akhir membuat saya bingung. Saya tidak bisa bersaing dengan permainan ini.
Hal yang paling menarik adalah bagian tradisional permainan yang melibatkan teka-teki, pencarian kunci, dan mekanisme pemecahan. Ini sangat otentik! Ini seperti makan hot pot tua. Bahan dasarnya diwarisi dari nenek moyang, namun ditambahkan lauk pauk baru yang familiar dan segar. Sangat jarang versi seluler begitu tulus. Saya rasa dulu, untuk bisa memainkan game sebesar ini, Anda harus duduk di depan komputer. Bagaimana kamu bisa memainkannya sambil berbaring di tempat tidur seperti sekarang? 🛏️
Terakhir, saya ingin menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada semua sahabat muda. Ruang pelarian yang Anda mainkan sekarang