图片
Sejujurnya, saat Anda membuka toko aplikasi sekarang, delapan dari sepuluh game adalah game berbasis giliran kartu, dan dua sisanya adalah MMO yang di-reskin. Memang tidak banyak game yang bisa menenangkan diri dan fokus pada gameplay. Sejujurnya, "Steel Force" adalah sebuah anomali. Setidaknya hal itu membawa saya kembali pada perasaan bermain game dengan keyboard di mesin Symbian.
Sensasi mengendarai tank di game ini cukup mantap, tidak mindless. Detail seperti kemudi turret, shell drop, dan armor ricochet semuanya ditangani dengan baik. Ada batasan dalam pengoperasiannya, namun hal ini tidak akan menghalangi orang untuk memulai. Desain petanya juga asal-asalan. Ini bukan hanya tentang melemparkan beberapa tembok. Bunker dan perbedaan ketinggian sangat mempengaruhi situasi pertempuran.
Yang lebih mengejutkan adalah ini sebenarnya gratis untuk diunduh, tanpa perlu masuk kripton emas. Hal ini sangat jarang terjadi di lingkungan saat ini - produsen saat ini ingin menampar pintu masuk pengisian ulang di depan Anda, membuka server baru lebih rajin daripada stasiun pengiriman ekspres, dan kemudian menutup server dan melarikan diri setelah tiga bulan. Sikap "Steel Force" yang kembali ke alam mengingatkan saya pada hari-hari ketika saya memainkan game Java di Nokia lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Tidak ada pembelian dalam aplikasi pada saat itu, dan mengunduh game adalah pengalaman yang lengkap.
Melihat kembali perkembangan mobile game sepuluh tahun terakhir, memang benar semakin “maju”. Grafiknya telah berevolusi dari mosaik menjadi mendekati kualitas konsol, dan jaringan telah berevolusi dari server yang berdiri sendiri menjadi server global, namun tampaknya mengalami kemunduran di beberapa tempat. Banyak permainan saat ini pada dasarnya adalah mesin perjudian numerik, di mana pemain tidak memainkan permainan tersebut tetapi dimainkan oleh permainan tersebut. "Steel Power" lebih seperti sebuah karya murni yang memungkinkan orang menikmati kesenangan bertarung tanpa jebakan pembayaran yang mewah.
Tentu saja game ini bukannya tanpa kekurangan. Desain UI-nya sederhana dan tidak memiliki banyak animasi efek khusus, yang mungkin tidak menarik bagi pemain muda yang menyukai gaya cantik. Namun bagi saya, orang tua yang sudah jauh dari era feature phone, kesederhanaan memang enak dipandang.
Secara keseluruhan, Iron Force layak untuk dicoba. Ini belum tentu merupakan game seluler paling indah di pasaran, tetapi ini memungkinkan saya untuk melihat seperti apa seharusnya game seluler - murni, adil, dan fokus pada gameplay itu sendiri. Saya berharap semakin banyak produsen yang menyadari bahwa yang sebenarnya diinginkan para pemain bukanlah pusat perbelanjaan yang mempesona, melainkan pengalaman bermain game yang dapat membuat orang tenang. 😌