图片
Setidaknya, hanya karena energinya "mengumpulkan planet dan menjelajahi galaksi", tiba-tiba menarik saya kembali ke era Saipan. Pada saat itu, layar ponsel sangat kecil dan tombol-tombolnya berbunyi klik dengan keras, tetapi saya sedang memainkan game Java kecil bernama "Alien Beach" di dalamnya. Gambarnya tidak indah, dan pikselnya sangat tebal sehingga bisa digunakan sebagai mosaik, tapi saya bisa bermain-main dengan Nokia sepanjang sore, mencari makhluk asing aneh di seluruh peta, dan menerangi ilustrasinya satu per satu.
Sekarang ketika saya membuka "Wonderful Planet", kegembiraan "mengumpulkan" tiba-tiba muncul kembali. Saya tidak akan menyombongkannya, tapi desain karakter game ini sangat cerdas - kelucuan yang memenuhi layar bukanlah jenis kelucuan yang membosankan, melainkan jenis kelucuan yang sedikit aneh dan memiliki sedikit emosi. Setiap planet memiliki temperamennya sendiri, dan setiap karakter memiliki detail kecil yang membuat orang tersenyum. Saat saya menjelajah, saya berpikir, bukankah ini reinkarnasi alien piksel di era definisi tinggi? Hanya saja kali ini saya tidak perlu menekan tombol untuk menembak terus menerus, namun rasa antisipasi “apa yang akan saya temui di planet selanjutnya” sama persis.
Tentunya kita juga paham, kalau game sekarang berbeda dengan dulu. Saat itu, saya tidak punya pilihan. Saat ini, ada berbagai macam permainan yang ada di pasaran. Sejujurnya, tidak banyak permainan yang bisa membuat orang tua seperti saya tenang dan bermain. Yang membuat saya terkesan tentang "Wonderful Planet" adalah ia tidak terburu-buru, tidak memaksa Anda mengeluarkan uang, dan tidak memiliki peringkat yang bagus. Ini hanya memungkinkan Anda berjalan-jalan perlahan dan mengumpulkan perlahan, seperti ketika Anda masih kecil berjongkok di pinggir jalan sepulang sekolah dan melihat semut bergerak. Anda bukannya tidak sabar, tetapi Anda tidak tega untuk pergi.
Mode pengisian daya adalah 0, yang gratis. Saat ini, tidak banyak permainan gratis yang bisa dilakukan dengan ikhlas seperti itu. Saya berharap para pengembang dapat menghasilkan uang, lagipula tidak mudah membuat produk sentimental seperti itu. Saya mendengar bahwa tim mereka sepertinya sering mendengarkan masukan pemain di komunitas. Sikap ini jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa produsen besar.
Akhirnya, ketika saya melihat dialog-dialog karakter itu berlalu dalam sekejap, saya kadang-kadang akan kesurupan. Permainannya berbunyi, "Bangun, itu bukan rasa cinta pertama." Hahaha, menurutku itu bisa membuat pemain lama sepertiku, yang memegang ponselku sepanjang malam sepuluh tahun yang lalu, membukanya larut malam setelah bekerja lembur dan diam-diam mengumpulkan sebuah planet kecil. Ini sendiri seperti cinta pertama.
Jangan katakan lagi, saya akan melihat hal-hal aneh apa yang tersembunyi di planet berikutnya. Jika Anda juga pernah memainkan game-game Java lama tersebut, sebaiknya Anda mencoba "Wonderful Planet" dan menganggapnya sebagai penyegaran bagi diri Anda sendiri saat itu. 🌍✨