图片
Belakangan ini saya menyelam di forum, melihat banyak kakak membicarakan masa-masa konsol genggam dulu, saya juga tak bisa menahan diri untuk mengeluarkan GBA dan PSP dari laci. Masih ingat saat itu, satu cartridge bisa dimainkan sepanjang musim panas, karakter pixel di layar adalah seluruh dunia yang ada di hati saya. Saya sudah menyelesaikan beberapa kali 《Tenshi no Mon》 di PSP, suara benturan pedang seakan masih terdengar di telinga. Layar sentuh NDS memang baru, tapi selalu terasa kurang kepastian dibanding menekan tombol fisik untuk melakukan combo. Masa muda, ah, begitulah, tanpa sadar akan berlalu begitu saja. 😭
Kemudian semakin banyak game mobile, saya juga sesekali menggunakan emulator untuk mengenang kembali klasik, tapi selalu merasa kurang ada rasanya. Sampai teman merekomendasikan "Bu Xiu Jianghu", saya mencoba memainkannya dengan sikap coba-coba, tidak disangka ternyata benar-benar ada sedikit semangat seperti dulu.
Hal yang paling mengejutkan saya dari permainan ini adalah peta Jianghu-nya. Dulu saat bermain GBA 'Pokémon', saya paling suka berjalan-jalan tanpa tujuan, melihat apa yang bisa muncul dari rumput. Sekarang 'Bu Xiu Jianghu' juga memberikan perasaan eksplorasi bebas seperti itu, di Jianghu yang luas, kita bisa bertemu berbagai orang aneh, bahkan ada makhluk luar angkasa. Sejujurnya, saat pertama kali melihat makhluk luar angkasa muncul di dunia wushu, saya hampir tertawa, tapi kemudian saya berpikir, dulu saat bermain 'Golden Sun', bukankah kita juga melihat berbagai pengaturan yang imajinatif? Perpaduan seperti ini malah membuat saya merasa cukup akrab. 😂
Dalam hal pertarungan, meskipun ia mengusung slogan memulai pertarungan dengan santai, bermain sebenarnya cukup menyenangkan. Teknik kungfu sangat bervariasi, bukan sekadar klik-klik tanpa pikir, kadang jika posisi salah, bisa benar-benar kalah. Ini membuat saya teringat hari-hari memainkan 'Monster Hunter' di PSP, hanya saja sekarang tidak perlu lagi melatih jari C. Tentu saja, dibandingkan dengan konsol klasik, versi mobile remake pasti ada perbedaannya. Versi asli memiliki umpan balik tombol fisik, suara klik saat cartridge dimasukkan, ketegangan bersembunyi di bawah selimut takut ketahuan orang tua. Versi modernnya, layar lebih cerah, kontrol lebih lancar, dan bisa bermain kapan saja di mana saja. Mode bayar tertulis 0, ini sangat ramah bagi pemain lama, tidak perlu lagi menabung uang sarapan untuk membeli cartridge. Platform operasi 5.0, bahkan bisa dijalankan di ponsel Android cadangan saya yang lama, Shanghai Chonga Information Technology Co., Ltd. kali ini benar-benar melakukan sesuatu yang memahami nostalgia. ✨
Ngomong-ngomong, klasik ya tetap klasik. Sensasi imersif single-player di PSP 'Gerbang Langit dan Bumi', keajaiban menggesek layar di NDS 'Legenda Angin dan Hujan', sekarang sulit untuk direplikasi sepenuhnya. Tapi 'Jianghu Tak Pernah Habis' cerdas karena, ia tidak ingin menggantikan siapa pun, hanya memberikan mimpi Jianghu bagi kami para orang tua di waktu senggang. Saat lelucon di kantor, buka game ini, lakukan misi, lihat ceritanya, kadang bertemu alien, tersenyum sedikit, seakan masa muda kembali.🎮
Jika kamu juga seperti aku, masih ingat malam-malam yang ditemani oleh konsol genggam, tidak ada salahnya mencoba game "Bu Xiu Jiang Hu" ini. Tidak perlu menganggapnya sebagai karya agung, anggap saja seperti minum teh dengan teman lama, mengenang masa lalu, sambil sekalian menjelajahi dunia Jiang Hu yang baru. Bagaimanapun, pedang dan belati seperti mimpi, bertarung dengan santai, menikmati keseruannya, bukankah itu sudah cukup? 😄